Rabu, 29 Mei 2019

Yuk, Nge-teh dengan Seduhan Bunga

19.43
Sobat, apa yang buat rileks sore hari saat penat melanda? Pasti akan mencari yang hangat, manis, dan menyehatkan. Teh hangat bisa jadi pilihan.

Sudah tahu kan, bahwa tradisi minum teh sore hari masih dipegang teguh oleh sebagian masyarakat di beberapa negara. Misalkan saja di Inggris. Minum teh sore hari atau sering disebut afternoon tea biasa dilakukan oleh masyarakat Inggris sembari menunggu makan malam tiba. Tradisi ini juga sebagai ajang berkumpul keluarga atau teman.

Lain lagi di Jepang. Tradisi minum teh atau disebut Chanoyu menjadi tradisi upacara sakral dalam menyambut tamu. Didalamnya terdapat filosofi bagaimana tuan rumah harus bersikap terhadap tamu, saling menghormati di antara keduanya. Penyaji teh adalah orang terpilih yang mempunyai ilmu tentang seni minum teh. Hal ini karena tuan rumah ingin menjamu tamu dengan sebaik mungkin.

Namun, tahukah bahwa sebenarnya tradisi minum teh berasal dari Tiongkok atau Cina. Masyarakat Tiongkok telah minum teh sejak ribuan tahun yang lalu hingga akhirnya tradisi ini menyebar ke berbagai negara.

Selain teh yang berasal dari daun Camelia sinensis, teh bisa juga dibuat dari kuntum-kuntum bunga yang cantik. Ini contohnya.
1. Rosela
Rosela kaya akan antioksidan sehingga baik untuk menjaga kesehatan. Cukup seduh dengan air mendidih, tunggu hingga warna air memerah lalu tambahkan madu. Minum selagi hangat.

2. Chamomile
Kalau teh satu ini membuat Sobat jadi relaks dan mudah tidur. Jadi kalau lagi nggak bisa tidur, seduhlah chamomile. Maka tidur jadi pulas.

3. Mawar
Pasti Sobat sudah tahu bunga dengan wangi khas yang satu ini. Bunga ini pun bisa dijadikan seduhan teh karena kaya dengan vitamin C.

4. Kembang telang
Teh dari Kembang Telang akan memberi warna biru yang cantik. Seduh bunga kering dengan air panas, diamkan sejenak. Tambahkan madu ketika akan diminum.

• Nah, ternyata bunga-bunga cantik itu tidak hanya indah dipandang ya. Dengan rutin meminumnya, kesehatan pun akan terjaga. Namun, carilah bunga-bunga yang yang tidak disemprot dengan pestisida ya agar racunnya tidak ikut masuk ke dalam tubuh.

Kamis, 08 Februari 2018

Training Blogging for Beginners Pilihan Kece Bagi yang Ingin Menjadi Blogger

14.56

Ceritanya, diminta untuk nulis review kelas Blogger for Beginner yg baru aja selesai. Mau dirunut aja, kenapa bisa sampai di kelas ini 
_________________________________________________________________________________________

Dulu, setiap aktivitas harian selalu ditulis di buku diary. Sekarang, masih ada nggak ya yang menulis semua cerita dalam buku? Salut deh... karena zaman teknologi canggih saat ini, apa-apa ditulis di gadget. Malah bisa tersebar ke berbagai media sosial. Jadi bukan rahasia pribadi lagi 

Kebiasaan menulis diary hilang setelah kuliah dan menikah. Sempet sih, waktu punya anak menulis perkembangannya di buku kecil. Hanya bertahan satu bulan kalau nggak salah 
Selebihnya ya, diingat di luar kepala aja alias banyak lupanya.

Beberapa tahun belakangan ini, keinginan menulis muncul lagi. Apalagi setelah kenal motivator-motivator keren yang rajin nulis di web pribadinya, dan isinya sangat  menginspirasi dan memacu diri untuk berbagi ilmu pada orang lain melalui tulisan. Meninggalkan jejak untuk anak, cucu, dan orang lain. 

Menurut saya sih, itu keren banget. Mulailah membuat blog sederhana. Saking sederhananya, tulisan yang diposting juga hanya beberapa.
Niatnya ingin menulis minimal satu minggu sekali. Sudah beberapa minggu berlalu, tulisan tak kunjung ada. Alasan klise selalu jadi andalan, bingung mau menulis apa he he

Akhirnya, bertemulah dengan training online di facebook. Mulai dari cara mudah nulis artikel sampai ikut tantangan  menulis 30 hari. Dari situ, termotivasi kembali untuk menulis. Ternyata kalau sudah punya tema selama sebulan, menulis itu jadi mudah. Aamiin ..

Training online lain yang memikat hati adalah training Blogging for Beginner. Iyalah, sudah punya blog tapi dicuekin beberapa tahun dengan tampilan ala kadarnya, rasanya maknyess... ingin nangis sambil gigit meja.
Setelah training ini diikuti, waduh... memang jauh banget ya. Dikira blog saya sudah oke, ternyata masih jauh panggang dari api. 

Sekarang baru memahami kode-kode html itu harus diisi apa. Ternyata itulah coding yang sering terdengar di telinga. Dulu hanya diliatin aja itu kode buat apa. Mencoba mengutak-atik sendiri, yaa.. nggak paham. Mau ngutak ngatik semalaman, tapi kalau nggak ada yang bimbing, yakinlah nggak ada perubahan di blog. Bermain coding itu seperti sedang memecahkan sandi rahasia yang membawa pemain masuk ke dalam labirin yang tak bertepi, yang nggak tahu bisa bertemu jalan keluar atau tidak 😣



Alhamdulillah, ada kesempatan belajar mengelola blog yang sesungguhnya itu, suatu kebahagiaan tersendiri. Apalagi kalau berhasil mengutak-atik coding yang diberi cikgu Ayu Coding dan cikgu Dira, rasanya yess berhasil. Kedua orang pembimbing ini telaten banget menjawab semua pertanyaan peserta yang kebingungan seperti saya. Tapi hasilnya luar biasa. Blog menjadi lebih menarik karena ada materi mempercantik blog, mengganti template, dan membuat profil disertai edit foto yang keren. Tentunya disertai mengutak-atik coding ya.

Memang blog saya belum begitu bagus, masih banyak yang perlu diperbaiki. Tapi untuk blogger pemula, puas rasanya. Blog jadi cantik dan menarik (menurut sayah 😁). Mengisi blog dengan tulisan yang baik adalah tugas saya sekarang. Semoga nggak hanya jadi  niat tulus ikhlas tapi nggak ada kelanjutannya. Harus berubah menjadi lebih baik.

Saya juga belajar banyak dari blog para cikgu yaitu www.rahayuasda.com dan www.diraindi.com, yang cakep binti keren itu.

Menulis itu asyik dan blog adalah sarana menulis yang mudah diakses. Namun, jika ingin menjadi blogger profesional, harus belajar tiada henti. Niatkan ini menjadi ladang amal dan dakwah kita. Aamiin. 

Jumat, 02 Februari 2018

Tentang Saya

08.27




Hai ... Assalamu'alaikum

Kenalkan, saya Yani Dasikun pemilik blog Sri Septriyani, lulusan Kedokteran yang suka menulis, traveling, ngutak ngatik resep, dan fotografi. Sekarang lagi ngutak ngatik  bisnis. 

Kok, beda benget dengan sekolahnya? Karena saya suka mengeksplorasi hal-hal baru.
Saat ini juga sedang belajar Ilmu Kesehatan Holistik. Menarik karena mempelajari tubuh sebagai bagian dari alam semesta ciptaan Allah SWT. Digabung dengan medis modern, biidznillah, semoga makin manfaat.

Nggak aktif di ilmu kedokteran, saat ini full time sebagai ibu. Mendampingi anak-anak yang mulai tumbuh dewasa, mengganti waktu yang hilang saat bekerja dulu.

Pernah menulis untuk majalah Hidayatullah. Dan saat ini sedang belajar menjadi penulis yang baik supaya tulisannya lebih menginspirasi banyak orang. 
Berharap jejak saya bisa terus ada hingga akhir hayat.

Untuk menghubungi bisa melalui email 
sriseptriyani@gmail.com
yani.dasikun@gmail.com

Sabtu, 27 Januari 2018

Nyeri Pinggang? Hindari Tiga Hal ini

20.25
Semua manusia diberi karunia tulang belakang. Nah, Mak tahu nggak fungsi tulang belakang itu? Sekarang bayangkan, Mak kalau manusia tidak diberi Allah tulang belakang.  Apa yg terjadi? Mak akan meliuk-liuk, bahkan kalau akan bergerak bisa jadi seperti ular.  Jadi betapa Allah itu Maha Baik. Manusia diberi tulang belakang hingga Emak dapat berdiri tegak, berjalan, berlari, dan membereskan segala pekerjaan rumah. Karenanya bersyukurlah untuk semua yang telah diberi.

Hanya, pernah nggak Emak merasa tlg belakang dan pinggangnya nyeri dan pegal? Hampir sebagian besar Emak akan menjawab pernah. Karena berdasarkan data delapan dari sepuluh orang pernah merasakan nyeri pinggang. 
Kenapa bisa nyeri pinggang?
Karena Emak selalu bergerak. Menyapu, mengepel lantai, mencuci, memasak, menggendong anak, hamil, melahirkan dan banyak aktivitas lain.

Karena begitu banyaknya aktivitas Emak, maka kehati-hatian sangat diperlukan.  
Ada tiga hal yang harus Emak hindari agar terhindar dari nyeei pinggang
1. Mengangkat benda yang berat. 
Kegiatan mengangkat benda berat nggak mungkin dihindari oleh Emak. Mengangkat cucian, belanjaan dan lainnya jika tidak dilakukan dengan benar akan melukai tulang belakang.
Tulang belakang akan bergeser atau teregang hingga terjadi perubahan. 
Cara mengangkat benda berat jg berpengaruh ya Mak. Biasakan saat mengangkat bukan pinggang yang mengangkat, tetapi jongkok terlebih dulu lalu angkat dengan beban berada di kaki.

2. Memakai sepatu hak tinggi. Sepatu berhak tinggi memang membuat tubuh terlihat lebih tinggi dan cantik. Tetapi sepatu berhak tinggi akan membebani tulang belakang. Yang seharusnya lurus dan relaks malah menjadi terlalu ke depan.

3. Postur tubuh yang jelek.
Saat berdiri, duduk, atau menggendong anak harus diperhatikan. Hindari duduk dwngan menyilangkan kaki atau berdiri dengan berat badan bertumpu pada satu kaki.

Nah, itulah hal-hal yang dapat menimbulkan nyeri pinggang. Sedapat mungkin dihindari agar tulang belakang dan pinggang Emak tetap sehat. Ingat, Emak hanya diberi satu tulang belakang karenanya jaga dan sayangi sebagai bentuk rasa syukur pada Allah.

Rabu, 13 Desember 2017

Kisah Inspiratif Penggugah Iman dalam 30 Kisah Bersama para Nabi

08.52
Semua tahu, bahwa kisah para nabi dan rasul adalah kisah yang penuh inspirasi dan hikmah. Kisah mereka yang tertuang dalam Al Quran bukanlah dongeng atau kisah khayalan. Namun ada banyak pelajaran dan contoh bagi yang membaca kisah mereka terutama bagi anak-anak. Anak-anak yang mengalami masa indah dalam kehidupannya, perlu mendapatkan kisah yang baik sebagai tuntunan mereka agar tumbuh kembang dengan optimal.

Melalui cerita, anak-anak akan belajar banyak hal. Anak dapat mengembangkan imajinasi mereka tentang situasi yang diceritakan dalam sebuah buku. Anak belajar menjadi pribadi yang baik melalui kisah para nabi. Siapa orang tua yang tidak ingin anaknya menjadi baik? Siapa orang tua yang tidak ingin anaknya kreatif, memiliki imajinasi tinggi hingga menghasilkan karya yang bermanfaat? Siapa orang tua yang tidak ingin anaknya gemar membaca, dapat berbicara dengan kosa kata yang baik? Nah, semua itu dapat dipelajari  dengan kegiatan membaca bersama.

Dan kisah para nabi dan rasul tentu dapat menjadi pilihan orang tua. Sambil bercerita, orang tua dapat menambahkan hikmah dan pelajaran berguna bagi anaknya.




Lantas, kisah nabi  seperti apa yang menjadi pilihan?

Banyak memang buku-buku yang mengisahkan kehidupan para nabi dan rasul. Namun hadirnya buku 30 Kisah Bersama para Nabi memberi warna baru bagi orang tua dalam mengajak buah hatinya belajar. Buku karya Dedeh Sri Ulfah ini ditulis tidak berurutan dari nabi pertama hingga terakhir. Namun ini adalah buku kisah para nabi yang ditulis secara tematik, berdasarkan kejadian-kejadian yang dialami para nabi. Jadi bukan buku yang bercerita secara kronologis tentang nabi dari awal kenabiannya.

Lalu apa kelebihannya jika secara tematik?
Yang pasti akan memudahkan orang tua dalam mengambil hikmah dan pelajaran, dan pasti akan lebih mudah pula menyampaikan kepada buah hatinya. Oh ya, karena dalam buku ini ada 30 kisah maka orang tua bisa membaginya dalam 30 hari membaca bersama buah hati. Pasti menyenangkan karena  waktu kebersamaan akan terjaga. Anak pun dapat memilih sendiri cerita yang ingin dibacakan. Ingin bijak seperti Nabi Khidir atau ingin menjadi seperti Nabi Muhammad? Semua ada jawabannya dalam buku ini.

Dan satu lagi kelebihan buku ini yang sayang dilewatkan oleh para orang tua. Ilustrasi yang menarik dengan warna-warna ceria pastinya akan menarik minat buah hati untuk tidak berhenti melihatnya. Selain itu, ada lembar kerja juga loh. Sehingga setelah bercerita, orang tua dapat menanyakan pada anak-anaknya apa saja kejadian yang ditunjukkan pada gambar. Anak-anak dapat mengembangkan kosa katanya dengan mengulang cerita yang mereka dengar, alhasil keterampilan berbahasa mereka akan semakin baik. Lebih bersyukur lagi, ketika anak-anak dapat menuliskannya di lembar kerja tersebut. Maka  satu poin pembelajaran pun bertambah.


Karena begitu banyaknya manfaat yang didapat melalui buku 30 Kisah Bersama para Nabi ini, rugi rasanya jika tidak segera memiliknya. Yuk, segera ajak anak-anak ke toko buku terdekat. Karena anak-anak yang cerdas dan berakhlak mulia adalah investasi orang tua di masa depan.